Pembongkaran Tiang Monorel Upaya Tingkatkan Penataan Kawasan

Pembongkaran Tiang Monorel Upaya Tingkatkan Penataan Kawasan

mediahaloindonesia.id – Setelah lebih dari 17 tahun terbengkalai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga akan membongkar tiang-tiang monorel di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Proses pembongkaran akan dilakukan pada pekan ketiga Januari 2026.

“untuk meningkatkan keindahan kota, kenyamanan pejalan kaki, keselamatan pengguna jalan,”

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny menjelaskan, pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai dilakukan untuk mengoptimalkan ruang jalan yang selama ini terhambat oleh keberadaan tiang-tiang tersebut. Upaya ini juga sekaligus bagian dari penataan kawasan perkotaan, sehingga nantinya dapat menambah badan jalan dan menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Rasuna Said.

“Pembongkaran dilakukan sebagai upaya penataan kawasan untuk meningkatkan keindahan kota, kenyamanan pejalan kaki, keselamatan pengguna jalan, serta sebagai upaya mengurai kemacetan dan perbaikan mobilitas di Jakarta,” ujar Siti Dinarwenny, Jumat (9/1).

Ia menyampaikan, pemerintah akan melanjutkan tahap penataan kawasan setelah proses pembongkaran selesai.

Dikatakan Dinarwenny, penataan tersebut di antaranya meliputi penataan jalan dan trotoar, peningkatan sarana pejalan kaki, serta penyesuaian elemen pendukung agar kawasan menjadi lebih aman dan nyaman. Melalui penataan lanjutan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran lalu lintas dan mobilitas berkelanjutan.

“Melalui langkah ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menata kembali infrastruktur kota demi mewujudkan Jakarta yang lebih nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh penggunanya,” tandasnya.

Sekadar informasi, rencana pembangunan monorel di Jakarta pertama kali dimulai pada tahun 2004 sebagai upaya menghadirkan sistem transportasi massal. Namun, proyek tersebut terhenti secara permanen pada tahun 2008. Sejumlah tiang yang telah terbangun tidak pernah dimanfaatkan dan dibiarkan mangkrak selama bertahun-tahun.

Bagikan Atikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *