Budiarto: Segudang Potensi yang Siap Dikembangkan

Budiarto: Segudang Potensi yang Siap Dikembangkan

mediahaloindonesia.id – Salah satu kekuatan terbesar Kawasan Bandara Budiarto adalah mempunyai lahan seluas kurang lebih 469 hektare, meliputi area operasional bandara seluas kurang lebih 350 hektare dan area lain diperuntukkan bagi zona BBKFP, PPIC, PPSDM, dan BP3.

Bandara Budiarto saat ini memiliki beberapa fasilitas yaitu 4 apron, 10 taxiway, 2 helipad, Terminal 369,6 m², Runway 12-30 berukuran 2.000 x 45 m dan Runway 22-04 berukuran 1.600 x 45 m, Navigasi lengkap: NDB, VOR, DME, Sistem PAPI, serta PKP-PK Kategori 6.

“Dari sisi aksesibilitas, bandara ini didukung kedekatannya dengan empat gerbang tol besar (Legok, BSD AEON, Karawaci, Bitung) dan dikelilingi kawasan hunian premium seperti Citra Raya, Lippo Karawaci, Gading Serpong, dan BSD—menjadikannya lokasi ideal untuk aktivitas GA modern.

Ekosistem Aviasi Masa Depan

Rencana pengembangan Bandara Budiarto mencakup pembangunan fasilitas dan ekosistem aviasi terintegrasi yang akan memanfaatkan seluruh lahan 469 hektare. “Fokus pengembangan mencakup Pendidikan dan pelatihan penerbangan, Fasilitas MRO modern, Area aircraft storage dan FBO (Fixed Base Operation), Zona uji coba industri drone, kargo berteknologi tinggi, Terminal khusus General Aviation (GA), serta Layanan penerbangan domestik dan internasional.

Pada Mei 2025, PT Adhya Avia Prima (AAP) menandatangani addendum kerja sama dengan Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara dengan Kerjasama Pemanfaatan lahan 21.145 m². Investor seperti PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya), industri drone, dan PT Curug Asia Angkasa telah meninjau area pengembangan KSP untuk proyek MRO dan general aviation dan MRO.

Dengan lokasi strategis, fasilitas lengkap, dukungan regulasi, serta rencana ekspansi yang ambisius, Bandara Budiarto berada di garis depan transformasi industri penerbangan Indonesia. Ia tidak lagi sekadar “bandara latihan”, tetapi calon pusat general aviation dan MRO terbesar di Tanah Air sekaligus simpul penting bagi MRO, pendidikan, teknologi, dan ekonomi aviasi masa depan. Dalam lanskap industri aviasi Indonesia yang terus berkembang, Bandara Budiarto tengah mengepakkan sayap menuju peran yang jauh lebih besar—menjadi game changer di panggung general aviation nasional.

Bagikan Atikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *