mediahaloindonesia.id – Warga Jawa Barat menerima bantuan sosial senilai Rp2.025.500.000 dari PT Bio Farma melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan serta Unit Pengumpul Zakat Bio Farma pada momentum Ramadan 1447 Hijriah di Kota Bandung (7/3/2026).
Penyaluran bantuan menyasar berbagai kebutuhan masyarakat mulai dari pendidikan, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Bio Farma menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa binaan Unit Pengumpul Zakat sebesar Rp600 juta untuk membantu keberlanjutan pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Perusahaan juga memberikan bantuan renovasi rumah tidak layak huni senilai Rp500 juta agar warga dapat tinggal di hunian yang lebih layak dan aman.
Dukungan kegiatan Ramadan 1447 Hijriah disalurkan sebesar Rp320 juta untuk memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.
Bantuan lain berupa paket sembako senilai Rp200 juta diberikan kepada warga yang membutuhkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok selama Ramadan.
Bio Farma juga menyalurkan santunan bagi marbot masjid sebesar Rp160 juta sebagai bentuk penghargaan terhadap peran mereka dalam menjaga rumah ibadah.
Santunan bagi anak yatim disalurkan sebesar Rp100 juta untuk membantu kebutuhan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Perusahaan turut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah sebesar Rp50 juta.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan melalui santunan bagi penyandang disabilitas senilai Rp25,5 juta.
Dukungan bagi dua rumah singgah disalurkan sebesar Rp20 juta untuk membantu operasional pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
Komisaris Utama Bio Farma Tugas Ratmono menilai program sosial tersebut menjadi wujud tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.
“Kami berharap berbagai program yang disalurkan melalui TJSL dan UPZ Bio Farma ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai integritas, amanah, serta kepedulian sosial dalam menjalankan peran sebagai perusahaan milik negara yang hadir untuk masyarakat,” ujar Tugas.
Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya menegaskan perusahaan terus menghadirkan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang kesehatan, Bio Farma percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Shadiq.
Riza Khoiriul Amri, penerima manfaat program beasiswa, mengaku bantuan tersebut membantu mahasiswa perantau memperoleh lingkungan pembinaan yang mendukung pendidikan dan pengembangan keterampilan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Rumah Binaan. Melalui program ini, kami para mahasiswa, khususnya yang merantau dari daerah, mendapatkan lingkungan yang suportif untuk berkembang, baik dalam pembinaan keislaman maupun pengembangan keterampilan,” ujar Riza.













