mediahaloindonesia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan korve di kawasan Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (21/4/2026), sebagai upaya menjaga kebersihan dan penataan lingkungan kota.
Kegiatan diawali dengan apel di depan Mako Satpol PP Kota Bogor dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penertiban bekas lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menempati jalur hijau, drainase, serta akses warga.
Pemkot Bogor juga melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait rencana penataan kawasan, termasuk pembangunan area kuliner terpusat di Jalan Kasintu.
“Ke depan akan dibuat area khusus kuliner di Jalan Kasintu sebagai solusi penataan PKL di sekitar Taman Heulang,” ujar Dedie Rachim.
Pembangunan kawasan kuliner tersebut direncanakan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor pada tahun ini.
Ia menegaskan, penataan kawasan akan terus dilakukan secara konsisten untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam korve tersebut, Pemkot Bogor juga menemukan adanya sambungan listrik ilegal yang digunakan oleh PKL di lokasi yang berpotensi membahayakan.
Sambungan listrik tersebut terpasang di area saluran air dan di bawah pohon. Pemerintah Kota Bogor langsung berkoordinasi dengan PLN untuk dilakukan penertiban.
Dedie menegaskan, penataan kawasan tidak hanya menyasar aspek kebersihan dan ketertiban, tetapi juga keselamatan masyarakat.
“Selama masih ada pelanggaran, termasuk sambungan listrik ilegal, akan terus ditertibkan sebagai bagian dari komitmen penataan kota,” tegasnya.











