mediahaloindonesia.id – Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat kemampuan digital menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menghadirkan pelatihan Artificial Intelligence (AI) sebagai ruang belajar bagi masyarakat agar lebih memahami dan memanfaatkan teknologi secara positif.
Pelatihan yang digelar di Kantor Disnaker Kota Bandung itu mendapat sambutan antusias. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan tersebut, sementara pendaftaran yang dibuka selama dua hari menarik hampir 90 pendaftar. Tingginya minat itu menunjukkan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterampilan digital di era saat ini.
Salah satu peserta, Rhyma Permatasari, pemilik usaha RHITME Innovation, menilai pelatihan tersebut memberikan manfaat yang relevan dengan bidang yang sedang ia tekuni. Menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu untuk mendukung pengembangan diri maupun usaha.
“Materi yang diberikan sangat menarik. Kami diajarkan bagaimana memahami cara kerja AI, membuat perintah atau prompt yang tepat, hingga nantinya praktik langsung. Saya berharap ilmu yang dipelajari selama dua hari ini bisa diterapkan dan memberikan manfaat ke depannya,” ujarnya saat mengikuti pelatihan di Kantor Disnaker Kota Bandung, Senin (25/5/2026).
Rhyma menilai pemanfaatan AI tidak hanya penting bagi dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda.
“Ilmu seperti ini perlu ditularkan. Banyak anak muda yang sudah mengenal AI, tetapi penggunaannya belum maksimal. Harapannya ilmu dari pelatihan ini bisa dibagikan lagi kepada masyarakat dan pemuda di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Hal senada disampaikan peserta lainnya, Salmi Nurbustini. Ia menilai pelatihan tersebut menambah wawasan mengenai pemanfaatan AI di tengah perkembangan era digital.
“Pelatihan ini membuka pengetahuan baru tentang AI yang dapat membantu pekerjaan, pembelajaran, maupun kebutuhan sehari-hari. Materi dari pemateri juga mudah dipahami dan fasilitas yang diberikan cukup baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPT BLK Disnaker Kota Bandung, Erwin, mengatakan perkembangan teknologi yang pesat membuat pemahaman tentang AI menjadi kebutuhan yang semakin penting.
“Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. AI sudah menjadi bagian dari berbagai aktivitas, sehingga kami ingin melatih warga Kota Bandung agar lebih memahami teknologi, mengetahui apa itu AI, bagaimana cara menggunakannya, hingga memanfaatkannya untuk membantu berbagai kebutuhan,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Disnaker Kota Bandung juga menyiapkan pelatihan lanjutan atau batch berikutnya bagi peserta yang belum mendapat kesempatan.
Ke depan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mendukung pelatihan gratis yang dapat diakses masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan terus dilakukan agar semakin banyak warga Bandung memiliki kemampuan digital dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui pelatihan tersebut, AI tidak hanya dikenalkan sebagai teknologi baru, tetapi juga sebagai sarana yang dapat membantu masyarakat menjadi lebih produktif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.










