mediahaloindonesia.id – Sebanyak 811 peserta dinyatakan lulus seleksi akhir Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Kementerian Perhubungan Jalur Pola Pembibitan Tahun Akademik 2026/2027. Hasil kelulusan akhir telah diumumkan pada Senin (2/11), setelah peserta melalui serangkaian tahapan seleksi sejak Agustus 2026, mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tes kesehatan, kebugaran jasmani, psikotes, hingga wawancara.
Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Iga Ayu Mas Oka, menyampaikan bahwa penyelenggaraan SIPENCATAR Pola Pembibitan 2026 dilaksanakan berdasarkan pedoman dan mekanisme penilaian yang telah ditetapkan. Proses seleksi mengacu pada Keputusan Kepala BPSDMP Nomor KP-BPSDMP 110 Tahun 2026 tentang Pedoman Seleksi Penerimaan Calon Taruna pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan Jalur Pola Pembibitan Tahun 2026.
Penentuan kelulusan akhir dilakukan melalui sistem pemeringkatan berdasarkan hasil pengolahan dan integrasi nilai seluruh tahapan seleksi. Komponen nilai akhir terdiri atas hasil SKD dengan bobot 60 persen, tes wawancara 15 persen, tes kebugaran jasmani 15 persen, serta penilaian prestasi 10 persen, dengan penghitungan sesuai rumusan dalam pedoman seleksi.
Selain komponen nilai tersebut, peserta wajib memenuhi persyaratan tes kesehatan, termasuk penilaian performa fisik, serta memperoleh rekomendasi yang disyaratkan dalam psikotes. Kedua tahapan ini bersifat eliminatif atau menggugurkan sehingga peserta yang tidak memenuhi persyaratan tidak dapat dinyatakan lulus seleksi akhir.
Pemeringkatan dilakukan melalui sistem dengan memperhatikan hasil penilaian, status kelulusan SKD, serta ketersediaan formasi pada masing-masing program studi. Dengan demikian, peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi belum otomatis dinyatakan lulus karena penetapan kelulusan tetap mengacu pada hasil pemeringkatan dan ketentuan yang berlaku.
Sekretaris BPSDMP mengungkapkan bahwa untuk mendukung objektivitas dan akuntabilitas proses seleksi, BPSDMP juga melibatkan sejumlah lembaga eksternal sesuai dengan peran dan kewenangannya masing-masing.
Ombudsman Republik Indonesia dilibatkan dalam pengawasan eksternal penyelenggaraan seleksi. Sementara itu, BPSDMP bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam pelaksanaan psikotes dan wawancara. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga melakukan monitoring terhadap skema seleksi lanjutan SIPENCATAR Kementerian Perhubungan.
“Penentuan kelulusan dilakukan melalui sistem pemeringkatan berdasarkan hasil penilaian yang telah ditetapkan. Kami juga melibatkan pihak eksternal dalam pelaksanaan maupun pengawasan seleksi sebagai bagian dari upaya menjaga objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas proses seleksi,” jelasnya.
Berdasarkan data pelaksanaan SIPENCATAR 2026, dari 17.529 peserta yang mengirimkan dokumen pendaftaran, sebanyak 17.013 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi setelah proses sanggah.
Selanjutnya, sebanyak 15.859 peserta mengikuti SKD yang diselenggarakan pada 22–26 September 2026 di 31 lokasi tes di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.767 peserta dinyatakan lulus SKD dan berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan.
Pada seleksi lanjutan, sebanyak 3.393 peserta mengikuti tes kesehatan, sedangkan 3.361 peserta mengikuti wawancara secara daring. Khusus pada tahapan wawancara, setiap peserta dinilai oleh dua pewawancara dengan aspek penilaian meliputi kemampuan komunikasi, motivasi dan integritas, sikap dan perilaku, pemahaman terhadap dunia transportasi, serta kesesuaian dengan program studi yang dipilih.
Dari 891 formasi SIPENCATAR Pola Pembibitan 2026 yang ditetapkan Kementerian PANRB, sebanyak 811 peserta dinyatakan lulus seleksi akhir berdasarkan hasil penilaian dan pemeringkatan sesuai ketentuan yang berlaku. Penetapan kelulusan tersebut tetap mengedepankan pemenuhan standar dan persyaratan seleksi untuk memastikan calon taruna yang diterima memiliki kompetensi dan kesiapan dalam mengikuti pendidikan.
Dari total peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir tersebut, sebanyak 607 peserta diterima di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) Bekasi, 71 peserta di Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, dan 68 peserta di Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal. Sementara itu, 65 peserta lainnya tersebar di sembilan perguruan tinggi Kementerian Perhubungan.
Peserta Lulus Wajib Daftar Ulang Paling Lambat 6 November
BPSDMP mengingatkan seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus untuk segera menyelesaikan proses daftar ulang pada 2–6 November 2026 sesuai dengan ketentuan masing-masing perguruan tinggi tujuan.
Informasi mengenai tata cara pembayaran dan daftar ulang dapat diperoleh melalui pengumuman resmi perguruan tinggi tujuan, portal SIPENCATAR di https://sipencatar.kemenhub.go.id/, serta email peserta yang terdaftar. Peserta yang tidak menyelesaikan proses daftar ulang sesuai jadwal dan ketentuan yang ditetapkan dinyatakan mengundurkan diri.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus. Segera selesaikan proses daftar ulang sebelum batas waktu yang ditentukan. Bagi peserta yang membutuhkan penjelasan terkait proses maupun hasil seleksi, silakan menyampaikan pertanyaan melalui kanal resmi agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ungkap Sekretaris BPSDMP.
Ia menambahkan setelah menyelesaikan daftar ulang, peserta yang dinyatakan lulus dijadwalkan mengikuti Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) pada 10–21 November 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan memasuki pendidikan di perguruan tinggi Kementerian Perhubungan, dengan menanamkan nilai kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, serta kesiapan menjalani kehidupan sebagai taruna.
Melalui penyelenggaraan SIPENCATAR Pola Pembibitan, Kementerian Perhubungan terus berupaya menyiapkan sumber daya manusia transportasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas untuk mendukung kebutuhan pelayanan transportasi nasional.













