mediahaloindonesia.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, mengajak bidan memperkuat pelayanan untuk mewujudkan ibu dan bayi sehat selamat. (1/8/2026)
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka puncak Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (HUT IBI) ke-75 di Aula RS Intan Husada.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Tarogong Kidul untuk memperkuat kapasitas pelayanan bidan.
Leli menyebut bidan memiliki kontribusi besar dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan peran mencapai 85 persen.
Ia mengajak bidan mengubah fokus pelayanan dari sekadar menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
“Kita semua bertekad selamatkan ibu dan bayi atau wujudkan ibu dan bayi sehat selamat. Saat membantu persalinan, bidan tidak boleh tegang melainkan harus rileks, tapi yang harus kita terapkan di otak, bagaimana Ibu dan bayi harus selamat,” ujar Leli.
Leli juga mengingatkan bidan menjaga kesehatan diri agar mampu memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.
Pesan tersebut selaras dengan moto Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, yaitu “Sehat, Bugar, Produktif”.
Pengurus Pusat IBI, Ade Jubaedah, menegaskan bidan membutuhkan dukungan tenaga kesehatan lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Karena bidan punya kemampuan terbatas, sehingga kemampuan-kemampuan lain, tentu butuh dukungan profesi kesehatan lain. interprofesional dan kolaborasi adalah harga mati,” tegas Ade Jubaedah.
Pengurus Daerah IBI Jawa Barat, Mira Karmila, mengapresiasi koordinasi antara Pengurus Pusat IBI, Pengurus Daerah IBI Jawa Barat, dan Pengurus Cabang IBI Garut.
“Koordinaasi antara pengurus IBI pusat, cabang Garut dengan kami di PD, tentunya bisa terlaksana kegiatan ini,” ungkap Mira.
Ketua IBI Cabang Garut, Husnul Hotimah, menyebut dukungan pimpinan dan pemangku kepentingan mendorong bidan meningkatkan pelayanan bagi ibu dan bayi.
Direktur RS Intan Husada, Muhammad Hasan, menegaskan keselamatan ibu dan bayi membutuhkan peran seluruh elemen pelayanan kesehatan.
“Ibu dan bayi itu sangat berharga sekali dan tidak ternilai harganya. Kami semakin banyak bidan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Muhammad Hasan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Dedeh Hamidah, menyebut HUT IBI ke-75 mengusung tema “One Million More Midwives”.
Seminar tersebut membahas penguatan peran bidan dalam pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif bagi ibu dan bayi.
Rangkaian kegiatan juga mencakup Gerakan Cegah Stunting (GENTING), Kelas Ayah Idaman (AMAN), pelayanan keluarga berencana dan imunisasi gratis.
Kegiatan lainnya meliputi seminar Bidan Cerdas, sesi tanya jawab bersama Dinas Kesehatan Garut, ziarah makam sesepuh bidan, dan lomba karaoke.
Rangkaian tersebut memberikan akses edukasi dan pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas bidan dalam melayani masyarakat.










