POLTEKPEL SURABAYA SIAP NAIK TINGKAT DARI WBK MENUJU WBBM

POLTEKPEL SURABAYA SIAP NAIK TINGKAT DARI WBK MENUJU WBBM

Mediahaloindonesia.id – Sebagai bentuk penguatan komitmen dalam mewujudkan wilayah birokrasi yang bersih, akuntabel dan melayani, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya tandatangani komitmen bersama bangun Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan yang digelar pada Selasa (21/04) di Lapangan Plaza Poltekpel Surabaya, ditandatangani langsung oleh Direktur Poltekpel Surabaya, Moejiono beserta jajaran manajemen dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika Poltekpel Surabaya.

Penguatan ZI menuju WBBM tersebut menjadi bagian dari agenda strategis Poltekpel Surabaya dalam upaya membangun Tata Kelola yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kualitas layanan pendidikan. Langkah ini melanjutkan capaian sebelumnya, dimana Poltekpel Surabaya telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019. Prosesi ini menjadi simbol penguatan budaya kerja berbasis integritas di lingkungan Poltekpel Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Poltekpel Surabaya, menegaskan bahwa momentum ini merupakan fase akselerasi menuju standar layanan yang lebih tinggi. Poltekpel Surabaya saat ini berada pada tahap verifikasi dan finalisasi dokumen pendukung sebagai bagian dari proses evaluasi menuju WBBM.

“Ini merupakan momentum kita dalam penguatan atas fondasi yang telah kita bangun. Fokus kita bukan hanya kelengkapan dokumen, tetapi konsistensi dalam praktik pelayanan yang profesional, cepat dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Tata Kelola yang bersih merupakan fondasi pendidikan berkelas dunia. Menurutnya, mutu akademik tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh sistem administrasi yang efektif dan melayani. Penguatan ZI menuju WBBM di Poltekpel Surabaya mencerminkan komitmen institusi dalam membangun sistem yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik.

Terkait Pakta Integritas, Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan inti dari komitmen moral aparatur negara untuk menolak segala bentuk korupsi, kolusi dan nepotisme, termasuk gratifikasi, pungutan liar, serta penyalahgunaan wewenang.

“Integritas aparatur merupakan modal utama dalam membangun kepercayaan publik, dan kepercayaan publik adalah syarat mutlak dalam mewujudkan Zona Integritas.” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Poltekpel Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan serta peningkatan pelayanan dan kualitas mutu pendidikan pelayaran yang profesional, berintegritas, dan terpercaya bagi masyarakat, khususnya para pelaut. WBBM ini merupakan sebuah level tertinggi dalam pembangunan Zona Integritas. Predikat ini diberikan kepada setiap Instansi yang tidak hanya bersih dari korupsi, namun juga mempunyai kualitas dalam pelayanan kepada Masyarakat yang prima, cepat, modern serta berfokus kepada kebutuhan masyarakat.

Bagikan Atikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *