Haul Akbar Ponpes Cintawana: Momentum Peluncuran STAI dan Penguatan Moderasi Beragama

Haul Akbar Ponpes Cintawana: Momentum Peluncuran STAI dan Penguatan Moderasi Beragama

Tasikmalaya, mediahaloindonesia.id – Ribuan alumni dan santri memadati kompleks Pondok Pesantren Cintawana, Singaparna, dalam rangka peringatan Haul Akbar ke-83 Almaghfurllah KH. Muhammad Toha dan ke-40 Almaghfurllah KH. Ishak Farid, Minggu (26/4). Selain menjadi ajang spiritual, peringatan bertema “Mengenang Sang Mutiara Ummat” ini tampil semarak dengan perpaduan tradisi dan inovasi, mulai dari karnaval, pentas seni santri, hingga gelaran Bazar UMKM.

Tonggak Baru: Transformasi STAI Cintawana

Salah satu momen paling bersejarah dalam rangkaian haul tahun ini adalah peluncuran (launching) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Cintawana. Institusi ini merupakan langkah strategis pesantren dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang mandiri dengan tetap menjaga akar nilai-nilai salafiyah.

Ketua Yayasan Ponpes Cintawana, KH. Irvan Hilmi, menegaskan bahwa kehadiran STAI adalah kado bagi umat pada haul tahun ini sekaligus jawaban atas tantangan zaman yang kian dinamis. Sekolah tinggi ini diproyeksikan menjadi rahim bagi lahirnya intelektual muslim yang mumpuni secara akademis, namun tetap memiliki kemandirian berpikir untuk memberikan kemaslahatan luas bagi masyarakat.

Pesan Moderasi KH. Cholil Nafis

Sisi intelektual haul semakin dipertegas melalui sarasehan dan diskusi ilmiah yang menghadirkan Wakil Ketua MUI Pusat, KH. M. Cholil Nafis. Dalam pemaparannya, beliau mendorong santri dan alumni untuk meneladani kegigihan para imam besar dalam menuntut ilmu lintas wilayah. Menurutnya, keluasan wawasan adalah fondasi utama dalam bermazhab Syafi’iyyah yang moderat. Dengan ilmu yang dalam, umat tidak akan terjebak dalam sikap kaku dan tidak mudah menyalahkan perbedaan pendapat di tengah publik.

Sinergi Ekonomi Haul

Semangat kemandirian pesantren juga tampak nyata dalam Bazar UMKM yang melibatkan masyarakat sekitar dan sektor profesional. Salah satunya adalah kehadiran PT. Spidest International, perusahaan travel haji dan umrah yang memiliki kedekatan emosional dengan pesantren, menjadi simbol kuatnya sinergi antara aspek dakwah dan ekonomi umat. Partisipasi aktif sektor swasta dalam ekosistem pesantren ini menunjukkan kolaborasi yang sehat dalam mendukung kemandirian ekonomi dilingkungan pendidikan Islam.

Peringatan Haul 2026 ini resmi ditutup dengan harapan besar agar warisan mulia para pendiri terus hidup melalui jalur pendidikan tinggi yang baru dirintis serta kemandirian ekonomi yang terus dikembangkan oleh para alumninya.

Bagikan Atikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *